Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing akademik institusi melalui penguatan ekosistem publikasi ilmiah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Transformasi Pengelolaan Jurnal Ilmiah menuju Standar Internasional Bereputasi yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Januari 2026, secara daring melalui Zoom meeting.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Pusat Publikasi dan Penerbitan LP2M IAIN Parepare sebagai bagian dari agenda strategis penguatan tata kelola jurnal ilmiah di lingkungan kampus. Kegiatan menghadirkan narasumber nasional, Dr. Busro, M.Ag., dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung sekaligus Dewan Pengurus Relawan Jurnal Indonesia (RJI), yang dikenal aktif dalam pendampingan dan pengembangan jurnal menuju indeksasi nasional dan internasional.
Dalam sambutannya, Ketua LP2M IAIN Parepare, Dr. Muhammad Haramain, M.Sos.I., menegaskan bahwa jurnal ilmiah merupakan wajah intelektual institusi yang mencerminkan kualitas keilmuan, budaya akademik, dan integritas perguruan tinggi. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teknis pengelolaan jurnal, tetapi juga membangun kesadaran kolektif para pengelola jurnal akan pentingnya kualitas substansi, etika publikasi, serta konsistensi tata kelola editorial.
“Transformasi jurnal tidak cukup dimaknai sebagai pemenuhan standar administratif, tetapi harus diarahkan pada penguatan kualitas artikel dan keberlanjutan manajemen jurnal. LP2M berkomitmen menjadikan pengelolaan jurnal sebagai bagian dari strategi besar peningkatan reputasi akademik IAIN Parepare,” ujar Dr. Muhammad Haramain.
Sesi utama kegiatan diisi dengan pemaparan komprehensif oleh Dr. Busro, M.Ag., yang membahas arah kebijakan pengelolaan jurnal ilmiah, tantangan menuju standar internasional bereputasi, serta praktik baik dalam manajemen editorial, etika publikasi, dan strategi indeksasi. Materi disampaikan secara aplikatif berdasarkan pengalaman langsung dalam pengelolaan dan pendampingan jurnal bereputasi.

Kegiatan ini dimoderatori langsung oleh Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan LP2M IAIN Parepare, Suhartina, yang mengarahkan jalannya diskusi secara sistematis dan responsif terhadap kebutuhan pengelola jurnal di lingkungan IAIN Parepare. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam menggali strategi konkret pengembangan jurnal.
Melalui kegiatan ini, LP2M IAIN Parepare menegaskan perannya sebagai motor penggerak peningkatan kualitas penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Transformasi pengelolaan jurnal ilmiah diposisikan sebagai langkah strategis dalam membangun reputasi akademik institusi serta memperluas kontribusi keilmuan IAIN Parepare di tingkat nasional dan internasional.
Ke depan, LP2M IAIN Parepare melalui Pusat Publikasi dan Penerbitan akan terus mengembangkan program pendampingan, pelatihan, dan evaluasi jurnal secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola jurnal ilmiah yang profesional, akuntabel, dan berstandar internasional.