Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Angkatan 37 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Posko 1 menghadiri kegiatan sosialisasi rekayasa lalu lintas yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan di Aula Kantor Kelurahan Salokaraja, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada 6 Agustus 2026.
Dalam sosialisasi tersebut, Dinas Perhubungan memaparkan sejumlah poin penting terkait rencana penerapan rekayasa lalu lintas di wilayah Kelurahan Salokaraja, termasuk pengaturan jalur khusus serta mekanisme penutupan jalan sementara untuk kepentingan kegiatan tertentu. Pemaparan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan aparat kelurahan mengenai tata kelola lalu lintas yang lebih tertib dan aman.
Dalam sesi diskusi, Ketua RW 001 Cenrana turut menyampaikan aspirasi terkait penanda penutupan jalan yang selama ini masih menggunakan batu maupun papan seadanya. Ia berharap ke depannya penutupan jalan dapat menggunakan rambu-rambu resmi yang lebih mudah terlihat.

“Selama ini kalau ada penutupan jalan, biasanya cuma pakai batu atau papan begitu saja, kadang tidak kelihatan apalagi malam hari. Kami harap ke depannya bisa pakai rambu-rambu yang jelas, biar lebih aman juga untuk pengendara yang lewat,” ujar Ketua RW 001 Cenrana.
Aspirasi warga tersebut mendapat tanggapan positif dari pihak Dinas Perhubungan sebagai bahan evaluasi dan masukan untuk perbaikan sistem rekayasa lalu lintas di wilayah tersebut. Kehadiran mahasiswa KKN dalam sosialisasi ini menjadi bentuk keterlibatan sekaligus pembelajaran langsung mengenai tata kelola lalu lintas di tingkat kelurahan.
Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Mandiri Posko 1 IAIN Parepare berharap dapat turut mendukung terciptanya sistem lalu lintas yang lebih tertib dan aman di Kelurahan Salokaraja. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus mengikuti proses penyampaian aspirasi kepada pihak terkait. (SR/ML/Fzs/Sra)