Humas IAIN Parepare - Limbah tulang ikan yang selama ini kerap terbuang kini diperkenalkan sebagai bahan baku produk bernilai ekonomi melalui seminar edukasi yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Parepare Posko 75 di Kantor Desa Assorajang, Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema "Pengolahan Tulang Ikan Kandea Menjadi Kerupuk dan Pengembangan Produk Lokal Ikan Bungo."

Seminar dihadiri aparat desa, Tim Penggerak PKK, dan masyarakat yang antusias mengikuti pemaparan mengenai pemanfaatan limbah hasil perikanan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.
Mahasiswa mempraktikkan tahapan pembuatan kerupuk tulang ikan kandea, mulai dari proses pembersihan, perebusan, penghalusan, pencampuran adonan, pencetakan, hingga pengeringan. Peserta juga diberi kesempatan berdiskusi mengenai teknik pengolahan dan peluang pemasaran produk.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Assorajang, Sukmawati, S.Pd.SD., Gr., mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN.
"Seminar ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada kami. Semoga ke depan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat mengembangkan olahan tulang ikan menjadi produk yang bernilai ekonomi dan menambah pendapatan keluarga," ujarnya.
Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN IAIN Parepare Posko 75 mendorong pemanfaatan potensi lokal secara lebih produktif sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat melalui pengolahan limbah perikanan yang ramah lingkungan. (Posko75/Fzs/Sra)