Skip ke Konten

Haru Perpisahan Warnai 45 Hari Pengabdian KKN Posko 6 di Tungka

1 September 2026 oleh
Fikruzzamansaleh

Humas IAIN Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Non-Reguler Posko 6 menggelar acara ramah tamah sebagai tanda perpisahan dengan masyarakat Desa Tungka. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Dusun Lembang, Desa Tungka, pada malam hari, Kamis, 27 Agustus 2026, dan disambut hangat oleh masyarakat setempat. Acara ini menjadi penutup rangkaian pengabdian mahasiswa yang telah berlangsung selama kurang lebih 45 hari di desa tersebut, sekaligus menjadi momen mempererat kembali silaturahmi antara mahasiswa dan warga sebelum masa KKN berakhir. Turut hadir memeriahkan acara sejumlah mahasiswa dari posko KKN lain yang ikut ambil bagian dalam suasana kebersamaan malam itu.

Sekretaris Desa Tungka, Mustari, yang hadir mewakili pemerintah desa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mahasiswa yang telah mengabdi selama kurang lebih 45 hari di Desa Tungka. Ia menyebutkan bahwa selama masa pengabdian tersebut, banyak program kerja yang telah dilaksanakan, mulai dari bidang pendidikan, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, hingga sosial budaya, yang menurutnya sangat berarti dan membawa manfaat bagi warga desa. Mustari turut menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama keberadaan mahasiswa terdapat hal-hal yang kurang berkenan, baik dari sisi penyambutan, pelayanan, maupun fasilitas yang belum sesuai harapan. Ia berharap meskipun masa KKN telah berakhir, kebersamaan dan silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat Desa Tungka dapat terus terjalin di masa mendatang, serta mendoakan agar para mahasiswa senantiasa diberikan kemudahan, kesehatan, dan kesuksesan.

Kepala Dusun Lembang, Safril, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada mahasiswa KKN, sehingga berbagai program kerja yang telah dirancang dapat berjalan lancar dan terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sekaligus Bapak Posko, Hasan Macca, menyampaikan bahwa yang akan ditinggalkan oleh mahasiswa KKN hanyalah kehadiran secara fisik, sementara tali silaturahmi akan tetap terjalin meskipun berada di tempat yang berbeda. Ia berharap apa yang telah dilakukan mahasiswa selama berada di Desa Tungka dapat memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi bekal dan hasil berharga bagi mahasiswa itu sendiri. Ia turut menyampaikan bahwa selama 45 hari berada di Desa Tungka, tentu banyak pengalaman dan pelajaran yang ditemui para mahasiswa. Mewakili masyarakat dan BPD Desa Tungka, ia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, serta berpesan agar mahasiswa terus memperjuangkan kesuksesan setelah kembali dari KKN, mengingat tidak sedikit mahasiswa yang justru lengah dan mengabaikan urusan kuliahnya sekembalinya dari lokasi KKN, sehingga harapan orang tua tidak dapat terwujud.

Acara ramah tamah ini berlangsung penuh kehangatan dan diwarnai rasa haru antara mahasiswa KKN Mandiri Non-Reguler Posko 6 dan masyarakat Desa Tungka. Meski masa pengabdian telah usai, harapan besar disematkan agar hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama 45 hari ini dapat terus berlanjut, serta menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam melanjutkan perjalanan pendidikan dan masa depan mereka.

(Srm/Fzs/Sra)

di dalam Berita