Skip ke Konten

Lomba Cerdas Cermat Posko 76 Pacu Semangat Belajar Siswa Desa Pamoseang

28 Agustus 2026 oleh
Fikruzzamansaleh

Humas IAIN Parepare - Mahasiswa KKN Mandiri IAIN Parepare Posko 76 Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, menggelar lomba cerdas cermat tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Desa Pamoseang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk menumbuhkan semangat berkompetisi sekaligus memotivasi siswa agar semakin giat belajar dan memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Lomba cerdas cermat diikuti oleh siswa-siswi tingkat SD dari Desa Pamoseang. Para peserta diberikan sejumlah pertanyaan yang menguji pengetahuan umum, kemampuan berpikir cepat, serta pemahaman terhadap materi pembelajaran yang telah diperoleh di sekolah.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi perlombaan untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, lomba cerdas cermat menjadi ruang bagi anak-anak di pedesaan untuk menunjukkan kemampuan, keberanian, dan potensi akademik yang mereka miliki.

Semangat para peserta dalam mengikuti perlombaan menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas dan kondisi geografis tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti belajar. Kompetisi tersebut diharapkan mampu mendorong siswa untuk terus meningkatkan prestasi serta memiliki motivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Di tengah persoalan ketimpangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, kegiatan seperti ini penting untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada anak-anak. Akses terhadap pendidikan berkualitas tidak hanya berkaitan dengan keberadaan sekolah, tetapi juga dipengaruhi kondisi geografis, infrastruktur, akses transportasi, serta dukungan terhadap proses pembelajaran.

Persoalan tersebut turut dirasakan di Desa Pamoseang yang memiliki kondisi akses jalan cukup ekstrem. Kondisi jalan yang menjadi akses utama masyarakat dapat menjadi tantangan tersendiri bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas pendidikan.

Koordinator Advokasi KKN IAIN Parepare Posko 76 Desa Pamoseang menilai kondisi akses jalan provinsi di Sulawesi Barat masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian, khususnya dalam mendukung proses pendidikan.

Menurutnya, kondisi jalan yang buruk dan medan yang ekstrem tidak hanya menyulitkan mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat berdampak pada aktivitas siswa dan guru. Ketika akses menuju sekolah sulit ditempuh, proses pembelajaran berpotensi terganggu karena siswa maupun guru menghadapi hambatan dalam perjalanan.

“Jalur yang ekstrem dan kondisi jalan yang parah menjadi salah satu penghambat dalam proses pendidikan. Guru yang hendak mengajar dan siswa yang hendak belajar sama-sama harus menghadapi kondisi jalan yang tidak mudah. Persoalan ini tentu harus menjadi perhatian pemerintah karena akses pendidikan tidak akan berjalan maksimal jika akses menuju pendidikan itu sendiri masih sulit,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerataan pendidikan tidak cukup hanya dengan membangun sekolah atau menyediakan tenaga pendidik. Infrastruktur yang menunjang mobilitas siswa dan guru juga merupakan bagian penting dalam menciptakan pendidikan yang adil dan merata.

“Anak-anak di desa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Mereka juga memiliki potensi dan cita-cita yang besar. Karena itu, jangan sampai kondisi geografis dan buruknya akses jalan menjadi penghambat mereka untuk mendapatkan pendidikan dan melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.

Melalui lomba cerdas cermat tersebut, mahasiswa KKN Mandiri IAIN Parepare Posko 76 berharap semangat belajar anak-anak Desa Pamoseang terus tumbuh. Prestasi dalam perlombaan diharapkan bukan menjadi tujuan akhir, melainkan menjadi pemantik kepercayaan diri dan motivasi untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pemerataan pendidikan perlu berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur. Semangat belajar anak-anak di daerah terpencil harus mendapatkan dukungan yang sama agar jarak geografis dan kondisi jalan tidak menjadi batas bagi mereka dalam meraih cita-cita. (Posko 76/Fzs/Sra)

di dalam Berita