Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Posko 54 melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang stop bullying di SDN 237 Ujunge, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Kegiatan sosialisasi diikuti oleh para siswa SDN 237 Ujunge dan dikemas secara interaktif agar materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami. Mahasiswa KKN memberikan materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menyikapi tindakan bullying di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa memberikan contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa, seperti mengejek teman, memberikan julukan yang tidak disukai, mengucilkan, mendorong, memukul, hingga menyampaikan perkataan yang dapat menyakiti perasaan orang lain. Siswa juga diajak memahami bahwa sesuatu yang dianggap sebagai candaan dapat menjadi tindakan bullying apabila membuat orang lain merasa sakit hati, takut, atau tidak nyaman.
Untuk membuat proses pembelajaran lebih menarik, mahasiswa KKN mengajak para siswa menonton video pendek bertema bullying. Video tersebut menjadi media pembelajaran untuk memberikan gambaran kepada siswa mengenai bentuk-bentuk bullying serta dampak yang dapat dirasakan oleh seseorang yang menjadi korban.

Setelah pemutaran video, mahasiswa mengajak siswa berdiskusi mengenai pesan yang terdapat dalam tayangan tersebut. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat serta menjawab sejumlah pertanyaan mengenai tindakan yang sebaiknya dilakukan ketika melihat atau mengalami bullying.
Sebagai bagian dari kegiatan, mahasiswa KKN juga memberikan renungan kepada para siswa. Renungan tersebut mengajak siswa untuk melihat kembali perilaku mereka dalam berinteraksi dengan teman, terutama mengenai perkataan dan tindakan yang mungkin dianggap sebagai candaan tetapi ternyata dapat melukai perasaan orang lain.
Melalui renungan tersebut, siswa diajak untuk menempatkan diri sebagai korban dan membayangkan bagaimana perasaan seseorang ketika diejek, dikucilkan, atau diperlakukan dengan tidak baik. Mahasiswa juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki perasaan dan harga diri yang harus dihargai.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya memahami bullying dari materi yang disampaikan, tetapi juga mampu merasakan dan menyadari bagaimana dampaknya bagi orang lain. Harapannya, setelah kegiatan ini mereka dapat lebih berhati-hati dalam berkata dan bertindak serta membiasakan diri untuk saling menghargai dan menyayangi teman,” ujar salah seorang mahasiswa KKN.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh perhatian. Para siswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi, menonton video pendek, diskusi, hingga renungan yang disampaikan oleh mahasiswa KKN.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN IAIN Parepare berharap siswa SDN 237 Ujunge dapat menjadi bagian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari bullying, serta mampu menerapkan nilai-nilai saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. (Ap/Nwl/Fza/Sra)