Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Parepare menghadiri Seminar Program Kerja mahasiswa KKN Universitas Puangrimaggalatung (UNIPRIMA) Posko 13 di Desa Lamiku, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo. Kegiatan tersebut menjadi forum pemaparan program kerja kepada pemerintah desa dan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antarmahasiswa selama melaksanakan pengabdian.
Koordinator Desa Posko 13 UNIPRIMA, Erick Setiawan, menjelaskan bahwa seminar program kerja merupakan tahapan awal untuk memperkenalkan rencana kegiatan sekaligus membuka ruang bagi pemerintah desa dan masyarakat memberikan saran serta masukan.

"Seminar program kerja ini diselenggarakan sebagai langkah awal yang penting bagi kami untuk memaparkan perencanaan program kerja sekaligus menjadi wadah untuk menerima masukan dari Bapak dan Ibu sekalian. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan seminar ini, khususnya teman-teman Posko 13. Harapan saya, semoga seminar ini dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.
Dosen Pembimbing Lapangan, Muhammad Arafah, mengingatkan mahasiswa agar tidak terpaku pada latar belakang program studi masing-masing, melainkan mengutamakan semangat pengabdian kepada masyarakat.

"Saya berharap anak-anak tidak melihat latar belakang program studinya masing-masing dalam melaksanakan program kerja. Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa benar-benar hadir untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Lamiku," tuturnya.
Kepala Desa Lamiku, Andi Baso Sultan Paenceng, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dari IAIN Parepare dan UNIPRIMA. Menurutnya, kehadiran dua perguruan tinggi di Desa Lamiku menjadi kesempatan untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat.

"Di Desa Lamiku, baru setelah tiga tahun kembali hadir mahasiswa KKN, bahkan tahun ini bersamaan antara mahasiswa KKN IAIN Parepare dan UNIPRIMA. Saya berharap program kerja yang dilaksanakan tidak membebani mahasiswa. Yang paling penting adalah bagaimana kalian mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, memberikan dampak yang baik bagi desa, sekaligus menjadi ajang promosi yang positif bagi kampus masing-masing," ungkapnya. (Posko/Fzs/Sra)