Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare Posko 3 Madandan, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja, turut berpartisipasi dalam kegiatan pengajian tingkat Kecamatan Rantetayo yang dilaksanakan di Masjid Syuhada Bolong.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum bagi mahasiswa KKN untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Rantetayo. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan keagamaan ini juga sejalan dengan semangat pengabdian KKN yang mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Posko 3 Madandan mengikuti rangkaian acara bersama masyarakat. Suasana pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain mahasiswa, kegiatan juga dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan, tokoh agama, serta sejumlah unsur pemerintahan dan pihak terkait.
Partisipasi mahasiswa KKN dalam pengajian ini tidak hanya menjadi bentuk keikutsertaan dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi antara mahasiswa dengan masyarakat Kecamatan Rantetayo.

Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diharapkan dapat semakin memahami kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat setempat. Interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Sebelumnya, mahasiswa KKN IAIN Parepare telah menjalankan berbagai kegiatan pengabdian di wilayah Madandan, Kecamatan Rantetayo, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan bidang keagamaan dan sosial. Penempatan mahasiswa KKN di Madandan merupakan bagian dari program KKN Desa Binaan yang melibatkan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat setempat.
Dengan mengikuti pengajian Kecamatan Rantetayo di Masjid Syuhada Bolong, mahasiswa KKN Posko 3 Madandan menunjukkan komitmennya untuk hadir dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan masyarakat. Diharapkan keterlibatan tersebut dapat terus mempererat hubungan antara mahasiswa, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat selama berlangsungnya masa pengabdian.
“Melalui kegiatan keagamaan seperti pengajian ini, mahasiswa KKN tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga turut mengambil bagian dalam membangun kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.” (Posko3/Fzs/Sra)