Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Parepare Posko 41 melaksanakan pembuatan video promosi sarung tenun bordir khas Desa Botto Tanre, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Selasa, 4 Agustus 2026. Program tersebut bertujuan memperkenalkan produk unggulan desa kepada masyarakat luas sekaligus mendukung pelestarian budaya dan peningkatan pemasaran hasil karya para pengrajin.
Proses pembuatan video dilakukan di rumah Siti Arafah, pengrajin tenun yang telah menekuni profesinya sejak 1997 dan dikenal sebagai pelopor tenun bordir di Desa Botto Tanre. Dalam wawancara, ia menjelaskan bahwa proses pembuatan bordir nama pada sarung tenun membutuhkan waktu sekitar satu bulan dengan tingkat ketelitian yang tinggi agar menghasilkan kualitas terbaik.

Mahasiswa KKN mendokumentasikan proses pembuatan tenun bordir, perjalanan Siti Arafah sebagai pengrajin, serta keunikan produk yang dihasilkan. Video tersebut dirancang sebagai media promosi digital yang mampu memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN IAIN Parepare Posko 41 berharap sarung tenun bordir khas Desa Botto Tanre semakin dikenal oleh masyarakat luas sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat pelestarian warisan budaya, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian para pengrajin desa. (Posko41/Fzs/Sra)