Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 37 IAIN Parepare Posko 7 Desa Samaenre melaksanakan penyuluhan pencegahan stunting di Posyandu Flamboyan 2, Desa Samaenre, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, serta ibu yang memiliki balita.
Penyuluhan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai stunting, mulai dari penyebab, dampak, hingga cara pencegahannya sejak dini. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, pola asuh yang baik, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat mengikuti penyuluhan dengan antusias. Peserta juga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai tumbuh kembang anak, pemenuhan gizi keluarga, serta upaya pencegahan stunting di lingkungan sekitar.
H. Marsuki, S.K.M., M.Kes., selaku Kepala Puskesmas Koppe, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, menyampaikan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat.

“Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta pola asuh yang tepat merupakan kunci untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Kami mengapresiasi mahasiswa KKN Posko 7 yang telah berkolaborasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting,” ujar H. Marsuki, S.K.M., M.Kes.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat Desa Samaenre semakin memahami pentingnya pencegahan stunting serta mampu menerapkan pola hidup sehat dan pemenuhan gizi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak. Kerja sama antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, mahasiswa KKN, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam upaya mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. (Fh/Ap/Ar/Fzs/Sra)