Humas IAIN Parepare – Program pendampingan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Majelis Taklim yang diinisiasi mahasiswa KKN Mandiri IAIN Parepare Posko 5 mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Ancu dan masyarakat setempat. Selama menjalankan pengabdian, mahasiswa tidak hanya melaksanakan program di bidang lingkungan, tetapi juga berperan aktif dalam memperkuat pembinaan keagamaan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak hingga masyarakat umum.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pendidikan Al-Qur’an, mahasiswa KKN Posko 5 secara rutin melaksanakan pendampingan TPA setiap Jumat dan Sabtu sore, serta Rabu dan Kamis malam. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengajarkan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, menghafal doa-doa harian, membimbing hafalan surah-surah pendek, serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada para santri.
Kehadiran mahasiswa mendapat sambutan antusias karena mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Pendampingan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi sekaligus membangun kedekatan dengan anak-anak di Desa Ancu.

Selain mendampingi TPA, mahasiswa turut menghidupkan kegiatan keagamaan di Masjid Mujahidin Desa Ancu. Setiap selesai salat Subuh berjamaah, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan pembacaan Surah Al-Waqiah yang dilanjutkan dengan pembacaan selawat. Kegiatan tersebut menjadi program rutin untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus membiasakan masyarakat memulai hari dengan amalan bernilai ibadah.
Pada setiap malam Jumat, mahasiswa KKN Posko 5 juga mendampingi pembacaan Surah Yasin dan kegiatan Majelis Taklim bersama masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperdalam pemahaman keagamaan, serta memperkuat hubungan silaturahmi antara mahasiswa dan warga Desa Ancu.
Pemerintah Desa Ancu memberikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKN Mandiri IAIN Parepare Posko 5 yang dinilai mampu menghadirkan program keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu proses pembelajaran di TPA, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin aktif memakmurkan masjid dan mempertahankan tradisi keagamaan yang telah berkembang di Desa Ancu.

Apresiasi serupa juga disampaikan masyarakat yang merasakan langsung dampak positif dari program tersebut. Melalui pendampingan TPA, pembacaan Surah Al-Waqiah, selawat, Surah Yasin, serta kegiatan Majelis Taklim yang dilaksanakan secara rutin, mahasiswa KKN Posko 5 berhasil membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat belajar dan beribadah.
Berbagai program tersebut diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kehidupan religius yang berkelanjutan di Desa Ancu. (Mus/Fzs/Sra)