Humas IAIN Parepare - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare turut mengambil bagian dalam kegiatan keagamaan masyarakat di Desa Abbanuangnge, khususnya di Dusun Langkauttu. Salah satu kegiatan yang dilakukan ialah mendampingi anak-anak mengaji di masjid setiap selesai melaksanakan salat Magrib.
Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin mahasiswa KKN selama berada di lokasi pengabdian. Setelah salat Magrib, anak-anak berkumpul di masjid untuk membaca Al-Qur’an bersama. Mahasiswa KKN kemudian mendampingi dan menyimak bacaan mereka secara bergantian.
Pendampingan dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing anak. Mahasiswa membantu anak-anak memperbaiki bacaan Al-Qur’an, mulai dari pelafalan huruf hingga kelancaran membaca. Dengan adanya pendampingan tersebut, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan.
Antusiasme anak-anak terlihat dari kehadiran mereka yang rutin mengikuti kegiatan. Mereka tampak bersemangat ketika membaca Al-Qur’an bersama mahasiswa KKN. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi lebih dekat dengan anak-anak sekaligus mengenal kehidupan masyarakat di Dusun Langkauttu.

Salah seorang mahasiswa KKN menyampaikan bahwa kegiatan mengaji tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak, terutama dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.
“Kami senang bisa ikut mendampingi anak-anak mengaji. Semoga dengan adanya kegiatan ini, mereka semakin lancar membaca Al-Qur’an dan semakin terbiasa meluangkan waktu untuk mengaji setiap selesai Magrib,” ujarnya.
Selain menjadi sarana belajar, kegiatan mengaji bersama juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat. Mahasiswa berharap kebiasaan mengaji selepas Magrib dapat terus dilakukan oleh anak-anak secara konsisten.
Kegiatan rutin di masjid Dusun Langkauttu ini menjadi salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN IAIN Parepare dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan sederhana tersebut, mahasiswa berupaya memberikan pendampingan sekaligus menanamkan kebiasaan positif kepada anak-anak di Desa Abbanuangnge. (KKN/Fzs/Sra)