Skip ke Konten

Sipakario Volley Cup Meriahkan Desa Mattampawalie, KKN Bersinergi

1 September 2026 oleh
Fikruzzamansaleh

Humas IAIN Parepare – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Sipakario Volley Cup Se-Lappariaja yang digelar di Desa Mattampawalie, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, pada 23–28 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diinisiasi mahasiswa KKN IAIN Parepare Posko 13 bersama mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah (Unim) Bone serta mendapat dukungan dari pemerintah desa setempat.

Mengusung semangat kebersamaan melalui olahraga, Sipakario Volley Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi antartim, tetapi juga ruang pertemuan dan interaksi masyarakat se-Kecamatan Lappariaja. Kehadiran peserta, suporter, mahasiswa, dan masyarakat membuat suasana Desa Mattampawalie semakin semarak selama pertandingan berlangsung.

Kolaborasi mahasiswa KKN IAIN Parepare, KKN Unim Bone, dan pemerintah desa menjadi salah satu kekuatan dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Sinergi ini menunjukkan bahwa kegiatan mahasiswa di tengah masyarakat dapat menjadi wadah membangun kebersamaan sekaligus menghadirkan aktivitas positif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Kepala Desa Mattampawalie, Abdul Makis, S.Pd., M.Si., menyambut baik pelaksanaan Sipakario Volley Cup. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mempererat hubungan sosial.

“Kegiatan seperti ini tentunya bisa mempererat tali silaturahmi. Selain itu, dengan adanya event ini desa juga menjadi lebih ramai, masyarakat berkumpul dan saling berinteraksi. Kami sangat mengapresiasi mahasiswa KKN yang sudah menggagas kegiatan ini,” ungkap Abdul Makis.

Lebih dari sekadar pertandingan, Sipakario Volley Cup menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang melalui olahraga. Sorak-sorai penonton, semangat para pemain, serta keterlibatan masyarakat menciptakan atmosfer kebersamaan sepanjang kegiatan.

Bagi mahasiswa KKN Posko 13 IAIN Parepare, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya diwujudkan melalui program kerja, tetapi juga melalui kegiatan yang memungkinkan mereka berbaur dan membangun interaksi positif bersama masyarakat.

Rangkaian pertandingan berakhir pada 28 Agustus 2026. Sipakario Volley Cup Se-Lappariaja diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi juga meninggalkan semangat kebersamaan serta menjadi momentum untuk menghadirkan kegiatan positif yang mempererat hubungan antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

(Fzs/Sra)

di dalam Berita