Skip ke Konten

LP2M IAIN Parepare Gelar Rapat Perdana,  Siapkan Langkah Strategis Menuju Internasionalisasi

4 Juni 2026 oleh
LP2M IAIN Parepare Gelar Rapat Perdana,  Siapkan Langkah Strategis Menuju Internasionalisasi
Suhartina

LP2M Parepare – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare menggelar rapat perdana pascapelantikan Ketua LP2M, Muhammad Majdy Amiruddin, M.MA., Jumat (5-6-2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi kelembagaan, mengevaluasi capaian program, serta menyusun arah pengembangan LP2M yang lebih inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing global.

Rapat yang berlangsung di Kantor LP2M tersebut dihadiri oleh Ketua LP2M M. Majdy Amiruddin, M.M.A., Sekretaris LP2M Dr. Muhammad Ismail, M.Th.I., Kepala Pusat Moderasi Beragama Dr. Muhtar, M.Th.I., Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Dr. Musmuliadi, M.M., Kepala Pusat Penelitian Zulfikar Busra, M.Si., Kepala Pusat Publikasi dan Penerbitan Dr. Suhartina, M.Pd., Fawziah Zahrawati, M.Pd., Kepala Pusat Admisi Dirga Achmad, M.H., Direktur IPN Press Andi Nurindah Sari, M.Pd., Ketua Sao Jurnal Dr. Raodhatul Jannah, M.Pd., Ketua Tim Tim Dokumentasi LP2M Fiqruzzaman, M.Sos., serta para admin LP2M.

Dalam arahannya, Ketua LP2M Muhammad Majdy Amiruddin menegaskan bahwa LP2M memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan reputasi akademik institusi. Karena itu, seluruh unsur LP2M perlu bergerak dalam satu visi yang sama untuk menghadirkan program-program yang berdampak dan berdaya saing.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu berpartisipasi aktif dalam jejaring akademik global. Oleh karena itu, LP2M perlu mengambil peran yang lebih besar dalam membuka ruang kolaborasi internasional yang dapat mendukung pengembangan riset, publikasi, dan pengabdian.

Rapat perdana ini juga menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah-langkah pengembangan LP2M ke depan. Setiap unit diberikan kesempatan untuk menyampaikan capaian, tantangan, dan peluang penguatan program sesuai bidang masing-masing. Diskusi berlangsung dinamis dengan semangat kolaborasi yang kuat sebagai fondasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja kelembagaan.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus dalam rapat tersebut adalah rencana pembentukan pusat yang berfokus pada internasionalisasi. Gagasan ini diproyeksikan menjadi langkah strategis LP2M dalam memperluas jejaring akademik global sekaligus mendukung visi IAIN Parepare sebagai perguruan tinggi yang semakin kompetitif di tingkat internasional.

Melalui pusat tersebut, LP2M diharapkan dapat menginisiasi berbagai program kolaborasi riset lintas negara, memperkuat publikasi bereputasi internasional, mengembangkan konferensi global, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian dunia. Kehadiran pusat internasionalisasi juga diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi berbagai program akademik yang berorientasi pada penguatan reputasi global institusi.

Muhammad Majdy Amiruddin menegaskan bahwa internasionalisasi bukan sekadar memperbanyak kerja sama luar negeri, tetapi juga membangun ekosistem akademik yang mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan pada level internasional.

“LP2M harus menjadi jembatan yang menghubungkan potensi akademik IAIN Parepare dengan jejaring keilmuan dunia. Kita memiliki sumber daya yang kuat, mulai dari peneliti, pengelola jurnal, hingga berbagai pusat yang dapat menjadi modal besar untuk memperluas kolaborasi internasional,” ujarnya.

Gagasan pembentukan pusat internasionalisasi mendapat respons positif dari peserta rapat. Mereka menilai langkah tersebut akan membuka peluang yang lebih besar bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai aktivitas akademik global, sekaligus memperkuat posisi IAIN Parepare dalam peta pendidikan tinggi nasional dan internasional.


Rapat perdana ini menjadi penanda arah baru LP2M IAIN Parepare yang tidak hanya berfokus pada penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas program, tetapi juga menatap masa depan dengan visi internasional yang lebih kuat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, LP2M optimistis dapat menjadi lokomotif internasionalisasi kampus melalui pengembangan riset kolaboratif, publikasi bereputasi, dan kemitraan akademik lintas negara.

Di bawah kepemimpinan Muhammad Majdy Amiruddin, LP2M IAIN Parepare menegaskan komitmennya untuk menjadi penggerak internasionalisasi akademik kampus melalui penguatan kolaborasi riset lintas negara, peningkatan publikasi bereputasi internasional, pengembangan konferensi global, serta perluasan jejaring kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga dunia. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen IAIN Parepare untuk menghadirkan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban pada tingkat global.

Simulasi yang dilakukan dalam rapat mendapat apresiasi dari seluruh peserta. Mereka menilai dashboard tidak hanya mempermudah proses monitoring dan evaluasi program, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, kolaboratif, dan berorientasi pada kinerja.

Selain transformasi digital, rapat juga membahas sejumlah agenda strategis pengembangan LP2M ke depan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah rencana pembentukan pusat yang berfokus pada internasionalisasi. Pusat ini dirancang untuk menjadi simpul pengembangan kerja sama internasional, penelitian kolaboratif lintas negara, publikasi bereputasi global, konferensi internasional, serta penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam jejaring akademik dunia.

Gagasan tersebut sejalan dengan komitmen IAIN Parepare untuk memperkuat reputasi akademik dan memperluas kontribusi keilmuan di tingkat internasional. Melalui pusat internasionalisasi, LP2M diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan potensi akademik kampus dengan berbagai peluang kolaborasi global.

Rapat perdana ini menandai dimulainya babak baru LP2M IAIN Parepare di bawah kepemimpinan Muhammad Majdy Amiruddin. Dengan semangat kolaborasi, penguatan tata kelola digital, dan orientasi internasional, LP2M optimistis mampu menjadi pusat pengembangan penelitian, pengabdian, publikasi, dan inovasi akademik yang semakin unggul serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi, masyarakat, dan dunia akademik global.