Parepare – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pertanahan yang diinisiasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), mahasiswa IAIN Parepare berpeluang terlibat langsung dalam berbagai program prioritas nasional, mulai dari peningkatan kualitas data pertanahan hingga percepatan sertifikasi tanah wakaf.
Ketua LP2M IAIN Parepare, M. Majdy Amiruddin, M.M.A., mengungkapkan bahwa keterlibatan kampus dalam program tersebut merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah.
"KKN saat ini tidak lagi sekadar menjadi aktivitas pengabdian rutin mahasiswa. KKN harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap program-program strategis nasional. Karena itu, LP2M menyambut baik peluang kolaborasi dengan ATR/BPN ini," ujarnya.
Program KKN Tematik Pertanahan yang tengah dibahas bersama ATR/BPN akan melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan strategis, di antaranya membantu peningkatan kualitas data pertanahan, percepatan sertifikasi tanah wakaf, percepatan sertifikasi rumah masyarakat berpenghasilan rendah, hingga pelaksanaan sensus pertanahan berbasis geospasial.
Menurut Majdy program tersebut memberikan ruang belajar yang sangat luas bagi mahasiswa karena memungkinkan mereka terlibat langsung dalam tata kelola pertanahan yang selama ini menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan nasional.
"Kami melihat program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pemerintah, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran lapangan yang sangat berharga bagi mahasiswa. Mereka dapat mengembangkan kemampuan riset, pemetaan sosial, pengelolaan data, hingga keterampilan kolaborasi lintas sektor," jelasnya.
Dalam rapat pembahasan kerja sama yang melibatkan puluhan perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, LP2M IAIN Parepare juga menyoroti pentingnya membangun kemitraan yang saling menguntungkan antara perguruan tinggi dan instansi mitra. Hal tersebut dinilai penting agar pelaksanaan KKN Tematik dapat berjalan optimal serta memberikan pengalaman terbaik bagi mahasiswa.
Sebagai tindak lanjut, perguruan tinggi diminta menyiapkan draft Nota Kesepahaman (NK) dan menghadiri agenda penandatanganan kerja sama yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juni 2026.
Melalui keterlibatan dalam program ini, LP2M IAIN Parepare menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan model pengabdian masyarakat yang inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan bangsa. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi IAIN Parepare sebagai perguruan tinggi yang aktif mengambil bagian dalam penyelesaian persoalan-persoalan strategis di tengah masyarakat.