LP2M IAIN Parepare---Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar sosialisasi bertema Anti-Bullying di SDN 176 Belajen pada Jumat (1/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan usai program makan buah bersama siswa, dan langsung mendapat sambutan antusias dari para siswa maupun guru. Sosialisasi bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya mencegah bullying, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membangun rasa saling menghargai antar teman sebaya di lingkungan sekolah.
Acara dibuka oleh moderator, Muh. Nur Asyharjum Saleh, yang memandu jalannya kegiatan secara interaktif dan semangat. Moderator mengajak siswa untuk aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait perilaku yang dapat membahayakan teman sebaya, sehingga suasana sosialisasi terasa hidup dan partisipatif.
Materi sosialisasi dibawakan oleh tiga narasumber. Divia Septea Sari menjelaskan definisi bullying serta jenis-jenis perundungan yang sering terjadi di sekolah. Zakina Sahara menguraikan dampak negatif bullying, baik bagi korban maupun pelaku, termasuk efek psikologis jangka panjang. Sedangkan Madina memberikan tips praktis dan strategi bijak untuk mencegah serta menghadapi bullying di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Sekolah SDN 176 Belajen, para guru, mahasiswa KKN, dan seluruh siswa. Para siswa mengikuti sosialisasi dengan antusias, terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Kehadiran guru dan kepala sekolah juga memberikan dukungan moral sekaligus menegaskan pentingnya program ini bagi lingkungan belajar.
Salah satu guru SDN 176 Belajen menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Ini kegiatan yang sangat bermanfaat. Anak-anak jadi lebih paham bagaimana bersikap kepada teman dan tidak melakukan tindakan yang bisa menyakiti,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan dampak positif yang dirasakan oleh pihak sekolah.
Selama sosialisasi berlangsung, mahasiswa KKN secara aktif mengajak siswa untuk menanamkan nilai-nilai empati, menghormati teman, dan menyelesaikan konflik tanpa kekerasan. Metode pembelajaran yang digunakan bersifat interaktif dan mengedepankan contoh nyata, sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.
Mahasiswa KKN Mandiri IAIN Parepare berharap dapat meninggalkan pengaruh positif yang berkelanjutan, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi lingkungan sekolah secara keseluruhan. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal terciptanya budaya sekolah yang aman, ramah, dan bebas dari bullying, serta menjadi contoh bagi sekolah lain di wilayah Belajen.(Fzs/Srh)