Skip ke Konten

Menimbang Waktu Salat dengan Ilmu, Data, dan Ketelitian

Resensi Buku: Waktu Salat dan Fajar (Syar’i, Hisabi, dan Observasi)
23 Januari 2026 oleh
Menimbang Waktu Salat dengan Ilmu, Data, dan Ketelitian
Suhartina

Judul Buku: Waktu Salat dan Fajar (Syar’i, Hisabi, dan Observasi)

Penulis: Abd. Karim Faiz

Penerbit: IAIN Parepare Nusantara Press

ISBN: 978-623-8563-42-5

Jumlah Halaman: 128 halaman

Waktu salat sering kali dipahami sebagai sesuatu yang sudah selesai dan final. Jadwal telah tersedia, azan berkumandang, dan umat tinggal melaksanakan. Namun buku Waktu Salat dan Fajar (Syar’i, Hisabi, dan Observasi) karya Abd. Karim Faiz mengajak pembaca melangkah lebih dalam: apa sebenarnya dasar penentuan waktu salat, dan sejauh mana ia dikaji secara ilmiah dan keagamaan.

Buku ini menempatkan waktu salat bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi sebagai persoalan serius yang melibatkan dalil syar’i, perhitungan astronomis, dan data observasi lapangan. Dengan pendekatan tersebut, penulis menunjukkan bahwa ketepatan waktu ibadah bukan hanya soal ketaatan, tetapi juga soal ketelitian dan tanggung jawab keilmuan.

Salah satu fokus penting buku ini adalah pembahasan tentang fajar. Penulis menguraikan perbedaan antara fajar ṣādiq dan fajar kādzib, lalu mengaitkannya dengan praktik hisab dan hasil observasi astronomi. Pembahasan ini terasa relevan karena menyentuh perdebatan aktual yang sering muncul di tengah masyarakat, khususnya terkait penentuan awal Subuh. Yang menarik, buku ini tidak berdiri di satu sudut pandang. Pendekatan syar’i, hisabi, dan observasional tidak dipertentangkan, tetapi didialogkan. Sikap ini membuat buku terasa seimbang, tidak reaktif, dan jauh dari klaim sepihak. Pembaca diajak memahami bahwa ilmu falak dan fikih ibadah seharusnya saling menguatkan.

Bahasanya relatif jernih dan sistematis, sehingga tetap dapat diikuti oleh mahasiswa dan pembaca umum yang tertarik pada isu waktu ibadah. Pada saat yang sama, buku ini juga cukup kuat secara akademik untuk dijadikan referensi dalam kajian falak, fikih ibadah, dan diskursus keislaman berbasis data.

Di tengah meningkatnya kesadaran umat terhadap presisi ibadah, buku ini hadir sebagai pengingat bahwa ibadah yang sahih memerlukan ilmu yang jujur dan metode yang dapat dipertanggungjawabkan. Waktu Salat dan Fajar bukan hanya membantu pembaca memahami jadwal salat, tetapi juga mengajarkan cara berpikir ilmiah dalam beragama.

Catatan:  Dengarkan ulasan buku mel​alui audiobook

Buku dapat diakses di sini 

di dalam Resensi